Homer - Responsive Admin Theme

Special Admin Theme for small and medium webapp with very clean and aesthetic style and feel.

404

Page Introuvable

Houla !!! Mais vous êtes complétement perdu...

Retour au tableau de bord

Category: Gadget

Asus Chromebox: PC Mini Berbasis Chrome Seharga Rp2,1 Juta

Asus Chromebox

Popularitas Chrome yang semakin tinggi membuat Asus tertarik untuk menciptakan produk berbasis sistem operasi milik Google tersebut. Tapi kali ini Chrome OS tidak disematkan pada laptop seperti biasanya, melainkan pada desktop PC mini yang dinamai Asus Chromebox.

Asus membekali Chromebox dengan opsi konfigurasi prosesor Intel Haswell yang dapat dipilih, mulai dari Intel Celeron 2955U 1,4GHz, Intel Core i3-4010U 1,7GHz, Intel Core i7-4600U 2,1GHz/3,3GHz. Berkat penggunaan prosesor Intel generasi keempat, perangkat canggih dari Asus ini tidak membutuhkan kipas untuk pendinginan komponen. Pasalnya, panas yang dihasilkan selama pengoperasian cukup rendah, hanya 15W TDP.

Kelancaran proses multitasking diserahkan pada kehadiran RAM DDR3 bekapasitas 2GB atau 4GB. Untuk penyimpanan data, Asus membenamkan M2 SSD berkapasitas 16GB. Jika dirasa kurang, Asus telah menyediakan dukungan media penyimpanan berbasis awan (cloud storage) Google Drive dengan kapasitas 100GB gratis selama 2 tahun.

Agar dapat terhubung dengan jaringan internet, perangkat ini mengandalkan jalur Ethernet RJ45 dan koneksi nirkabel Wi-Fi a/b/g/n. Asus juga membekali Chromebox dengan port konektivitas yang cukup lengkap seperti 4 buah selot USB 3.0, HDMI, DisplayPort, Bluetooth 4.0, dan sebuah pembaca kartu SD.

Perangkat yang mampu menghadirkan gambar dengan resolusi 4K UltraHD ini rencananya akan mulai dipasarkan pada bulan Maret 2014 dengan harga sekitar Rp2,1 juta. Hingga kini belum ada informasi resmi terkait harga dan waktu pemasaran Asus Chromebox di Indonesia. Click 2 Tech.

Asus EeeBox PC EB1037: Komputer Mini Tanpa Kipas Pendingin

Asus EeeBox PC EB1037

Asus baru-baru ini mengumumkan perangkat komputasi baru yaitu Asus EeeBox PC EB1037 yang merupakan sebuah PC berbentuk mini.

Dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan kamus kebanyakan, Asus EeeBox PC EB1037 dijamin tidak akan menyita banyak tempat di ruang kerja Anda. Ditambah dengan hadirnya dukungan VESA mount yang dapat diputar, Anda pun bisa lebih fleksibel menempatkan PC ini di mana saja tanpa harus khawatir sulit menjangkau seluruh port konektivitas yang dimilikinya.

Untuk mendapatkan performa komputasi yang bertenaga, Asus EeeBox PC EB1037 menggunakan prosesor quad-core Intel Celeron J1900 Bay Trail 2GHz dengan RAM mencapai 8GB. Performa grafisnya pun cukup menjanjikan, berkat dukungan kartu grafis Nvidia GeForce 820M. Dari sisi konsumsi daya, Asus EeeBox PC EB1037 diklaim lebih irit listrik 70% dibandingkan dengan PC konvensional dan tidak memerlukan kipas untuk mendinginkan prosesornya.

Selain itu, mini PC ini juga telah dilengkapi dengan Wi-Fi, Bluetooth 4.0, opsi ruangan penyimpanan bermodel HDD hingga pilihan 1TB atau SSD hingga 128GB, 4-in-1 card reader, serta konektivitas USB 3.0 dan USB 2.0 masing-masing sebanyak 2 port.

Asus belum menginformasikankan lebih rinci mengenai harga dan jadwal ketersediaan Asus EeeBox PC EB1037 di pasaran, tapi kami prediksi harganya akan ada di bawah 4 juta rupiah. Click 2 Tech.

Kacamata Pintar Pesaing Google Milik Samsung Bakal Menggunakan Nama Galaxy Glass

Samsung Galaxy Glass

Samsung sudah cukup lama dirumorkan bakal meluncurkan kacamata pintar pesaing Google Glass. Dan kini, menurut laporan dari The Korea Times proses pengembangan kacamata pintar milik Samsung tersebut berjalan dengan baik. Bahkan kacamata pintar yang dikatakan bakal menggunakan nama Galaxy Glass itu akan diperkenalkan pada acara IFA 2014 yang berlangsung di Berlin.

Kacamata pintar milik Samsung itu pun memiliki fitur yang tak jauh berbeda dengan Google Glass. Fitur tersebut di antaranya adalah menghubungkan kacamata dengan perangkat lainnya, melakukan panggilan, mendengarkan musik, menampilkan pesan dan sebagainya.

Sumber internal Samsung mengatakan kalau kacamata pintar milik Smasung tersebut adalah sebuah konsep baru dalam segmen perangkat wearable. Sumber itu pun mengatakan kalau kacamata pintar tersebut akan memperlihatkan desain yang sangat atraktif. Dan karena kacamata pintar adalah sebuah aksesoris, maka desain luar menjadi hal yang sangat diperhatikan. Click 2 Tech.

Review Nikon Df

Review Nikon Df

Kamera DSLR Full-frame sering menjadi idaman para pecinta fotografi serta para fotografer profesional. Dengan Nikon Df ingin menghadirkan sebuah kamera DSLR full-frame yang memiliki konsep yang berbeda dengan biasanya.

Konsep & Desain
Sebelumnya perlu diingat bahwa kami mengulas Nikon Df dari sudut pandang pecinta fotografi, sehingga ulasan mengenai hasil foto murni diuji dalam format JPEG. Dilihat dari sisi desain, Nikon Df mengadopsi filosofi desain FM-2 yang legendaris walaupun ada beberapa penyesuaian yang dilakukan Nikon. Desainnya amat ergonomis dan pas di tangan. Bodinya juga kokoh, berkat rangka magnesium alloy dan penyekat agar air hujan dan debu tidak masuk ke dalam bodinya.

Bahkan penutup baterai juga dibuat bergaya “retro”, dengan mekanisme putar sebagai pengunci. Walaupun ukurannya cukup besar, bobot Df cukup ringan dan tidak berbeda jauh dengan Nikon D7100. Sayangnya walaupun ukurannya cukup besar, grip yang diberikan cukup kecil sehingga kurang menyatu dengan tangan. Bodinya yang relatif ringan juga membuatnya kurang ideal saat dipasangkan dengan lensa yang panjang dan berat. Simak juga Review Blackberry Z30.

Fitur
Mengingat ini adalah kamera yang ditujukan bagi fotografer yang sudah cukup mahir, Anda hanya menemukan 4 mode pemotretan yaitu M, S, A, dan P yang diletakkan di atas LCD. Walaupun bergaya retro, Nikon Df telah dilengkapi AF drive motor sehingga dapat menemukan fokus otomatis saat menggunakan lensa AF-D atau lensa merek lain yang tidak dilengkapi motor. Bahkan Nikon Df juga kompatibel dengan lensa lama Nikon yang memiliki mount pre-Ai dan Ai-S.

Performa
Yang paling membuat kami kagum adalah hasil foto Df. Selain tajam, hasil foto JPEG Nikon Df hadir dengan warna yang cukup natural dengan saturasi yang cukup dan tidak berlebihan. Namun yang benar-benar patut diacungi jempol adalah noise di ISO tinggi yang amat bersih. Dari pengujian selama 1 minggu, saya menyimpulkan bahwa Nikon Df cukup aman untuk digunakan memotret hingga ISO 6400. Bahkan di setting ISO 12800 hingga 25600, hasil foto Nikon Df juga cukup bagus untuk dicetak cukup besar (mengacu pada hasil foto dalam format JPEG). Menakjubkan!

Kesimpulan
Nikon Df merupakan kamera digital yang cukup langka. Dengan kualitas foto kelas wahid serta desain bergaya retro, Nikon Df berhasil menggabungkan dunia fotografi analog dan digital. Konsep kembali ke fotografi murni yang lebih “lambat” seperti di era kamera film menjadi mantra Nikon untuk menjual Df. Ini juga terlihat dari keputusan Nikon yang menghilangkan fungsi perekaman video di Nikon Df. Untuk harganya, walaupun relatif murah, 30 juta rupiah masih cukup tinggi untuk sebuah kamera DSLR Full-Frame.

Jadi siapakah yang cocok untuk menyandang Df? Bagi Anda yang mementingkan hasil foto di berbagai kondisi cahaya dan menginginkan sebuah kamera DSLR Full-frame cantik tapi canggih, Nikon Df merupakan salah satu pilihan terbaik untuk saat ini. Bagi fotografer profesional dengan ritme kerja yang cukup santai, Nikon Df juga dapat diandalkan.

Review BlackBerry Z30

Review BlackBerry Z30

Tak bisa dimungkiri, kemunculan aplikasi BBM lintasplatform menjadi salah satu pemicu beralihnya sejumlah pengguna BlackBerry ke smartphone berbasis Android atau iOS. Tapi ini bukan berarti BlackBerry harus menyerah bersaing dengan para kompetitornya. Ini terbukti dengan munculnya BlackBerry Z30, phablet pertama milik BlackBerry.

Konsep Desain

BlackBerry Z30 mengusung garis desain yang mirip dengan Z10. Phablet berlayar 5 inci ini hadir dengan tampilan yang premium. Desain bodinya sangat solid dan memiliki bobot yang lumayan berat. Walau begitu, BlackBerry Z30 nyatanya sangat nyaman digenggam dan masih mudah jika dinavigasikan dengan satu tangan. Z30 hadir dengan layar berteknologi Super AMOLED dengan resolusi 1.280 x 720 pixel. Meski belum beresolusi Full HD seperti smartphone premium sekelasnya, layar Z30 masih mampu menyajikan tampilan yang tajam dengan warna relatif akurat berkat tingkat kerapatan pixel yang cukup tinggi, yakni 295ppi.

BlackBerry Z30 hadir dengan menganut konsep unibody yang artinya Anda tidak akan bisa melepas pasang baterainya. Tapi, penutup belakangnya yang bermotif karbon bisa dilepas pasang guna memasang kartu SIM atau kartu memori SD yang bersembunyi di panel belakangnya.

Sama seperti BlackBerry Z10, tidak banyak tombol yang bisa ditemukan di bodinya. Bagian atasnya hanya terdapat tombol power dan port audio jack 3,5 milimeter. Bagian kanan bodi terdapat tombol volume dan bagian kiri bodi hanya tersedia port micro USB dan micro HDMI. Baca juga Laptop Yang Bagus Untuk Main Game.

Performa

Bicara kinerja, BlackBerry Z30 bisa dibilang memiliki performa yang cukup buas. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor dual-core Qualcomm S4 Pro yang berlari pada kecepatan 1,7GHz dengan dukungan chip grafis dari Adreno 320. Besaran RAM yang dimilikinya 2GB, sementara kapasitas ruang penyimpanan internalnya 16GB. Dengan spesifikasi tersebut, BlackBerry Z30 sanggup melahap tugas berat dengan sangat baik. Membuka 6 aplikasi sekaligus tidak membuat performanya menurun, berselancar di internet dengan membuka 10 tab pun sama sekali tidak terasa lag. Gemar main game? Game sekelas Real Racing 3 bisa dijalankan dengan sangat mulus di BlackBerry Z30. Sayangnya, spesifikasi Z30 ini memang terasa cukup sia-sia mengingat belum banyaknya aplikasi yang tersedia di BlackBerry AppWorld.

Kamera

Selain performa yang mengagumkan, Z30 juga mempunyai kamera utama dan depan yang hasilnya memuaskan. Kamera utamanya memiliki resolusi 8 megapixel dengan lensa berdiafragma F/2.2 dan kamera depan beresolusi 2 megapixel. Hasil fotonya tajam dengan tone warna yang akurat, baik pada pemotretan di dalam maupun luar ruangan. Sama seperti kamera BlackBerry Z10 dan Q10, Anda juga bisa menemukan fitur Time Scape dengan opsi pengaturan kamera yang tergolong standar. Opsi pengaturan kameranya hanya terdiri dari mode Shooting yang menyediakan pilihan Normal, Stabilization, Burst, dan HDR. Kemudian hadir opsi Scene yang terdiri dari Auto, Action, Whiteboard, Night, Beach, dan Snow. Satu hal yang menarik, Anda kini dapat menemukan opsi rasio aspek 1:1 untuk menghasilkan foto ala Instagram.

Multimedia

Bagi Anda yang gemar mendengarkan musik, BlackBerry Z30 dilengkapi dengan speaker yang amat baik. Saya cukup terpukau dengan kualitas suara yang dihasilkan karena memang di atas rata-rata smartphone sekelasnya. BlackBerry juga telah melengkapinya dengan fitur Headphone Audio Boost yang akan secara otomatis mendongkrak performa suaranya menjadi lebih bertenaga saat menggunakan headphone. Sayang, fitur Headphone Audio Boost tersebut tidak dilengkapi dengan opsi EO yang seharusnya bisa menjadi pelengkap aplikasi pemutar musik miliknya. Untuk mendukung file multimedia, Z30 bisa digunakan memutar file audio berformat MP3, file lagu tanpa kompresi format FLAC, dan memutar file video HD berformat MP4 dengan mulus.

Satu catatan yang menarik, kehadiran port micro HDMI pada BlackBerry Z30 juga berguna bila Anda sering melakukan presentasi. Jika layar monitor atau TV LCD yang dimiliki telah mendukung teknologi Wireless Display dari Miracast, Anda dapat menghubungkannya ke Z30 lewat koneksi Wireless untuk berbagi layar dengan lebih mudah.

Kesimpulan

Dari hasil pengujian, Z30 memang bisa dikatakan sebagai smartphone BlackBerry terbaik yang ada saat ini. Performanya yang sangat kencang, kamera dan performa suara speaker yang amat baik, serta kemampuan multimedia yang mumpuni berhasil menutupi kekurangannya di sektor aplikasi yang masih tergolong minim.

Dengan kemasan desain premium dan performanya yang oke, Z30 tentu bisa membangkitkan gairah siapa saja untuk kembali menggunakan BlackBerry. Apabila Anda tidak memusingkan aplikasi dan menginginkan smartphone canggih yang tidak pasaran, BlackBerry Z30 merupakan pilihan tepat dan sepadan dengan harganya yang dibanderol sebesar Rp7,9 juta. Click 2 Tech.

Edimax AC1200 DUAL PACK, Router & Adapter Combo Dengan Dukungan 802.11ac

Edimax AC1200 DUAL PACK 802.11ac Router Adapter Combo

Solusi akses jaringan cepat yang menawarkan kemudahan dalam penggunaan bandwidth pada jaringan nirkabel, baru-baru ini telah dihadirkan oleh produsen elektronik berbasis di Taiwan bernama Edimax Technology dalam sebuah paket perangkat gabungan AC1200 DUAL PACK yang terdiri dari AC1200 router WiFi dan AC1200 USB 3.0 adapter dengan dukungan 802.11ac.

Edimax AC1200 DUAL PACK ini merupakan sebuah paket perangkat canggih yang memadukan router nirkabel dengan adaptor USB 3.0 802.11ac WiFi pertama di dunia, yang mana kedua perangkat tersebut sama-sama mendukung standar nirkabel 802.11ac dan dual-band 2.4Ghz/5GHz untuk internet nirkabel berkecepatan tinggi.

Dengan keberadaan dukungan 802.11ac, membuat AC1200 DUAL PACK ini sanggup menghadirkan kecepatan akses hingga 300Mbps pada bandwidth 2.4GHz dan kecepatan akses 867Mbps pada bandwidth 5GHz. Kedua perangkat tersebut kompatibel dengan jalur konektivitas Wifi 802.11a/b/g.

AC1200 Wireless router (model: BR-6478AC) ini dilengkapi sebuah port Gigabit LAN, empat port Gigabit LAN dan dua antena dual-band 3dBi. Sedangkan USB 3.0 802.11ac adaptor (model: EW-7822UAC) ini adalah adapter WiFi USB tercepat di dunia. Untuk mencapai kecepatan maksimum, adaptor harus dihubungkan ke USB 3.0. Adaptor ini didukung oleh antena lipat yang dapat disesuaikan dan terintegrasi untuk mengoptimalkan kinerja WiFi yang ada.

Paket perangkat gabungan antara AC1200 router dengan UAC1200 USB 3.0 adapter atau yang dikenal sebagai Edimax AC1200 DUAL PACK ini kini dapat dipesan secara online dengan kisaran harga 149,99 USD atau setara 1,45 jutaan rupiah per unitnya. Click 2 Tech.

Sejarah Singkat Tentang Smartphone

Sebuah ponsel pintar , sama seperti ponsel lainnya , mendukung fitur panggilan . Namun, tidak lebih dari itu . Jika menawarkan beberapa fasilitas umumnya tidak ditemukan di ponsel tradisional atau standar. Ponsel pintar modern bahkan memberikan banyak pilihan yang umumnya ditemukan di komputer dan laptop . Read more »