403 Forbidden


nginx

Category: kamera DSLR

Review Nikon Df

Review Nikon Df

Kamera DSLR Full-frame sering menjadi idaman para pecinta fotografi serta para fotografer profesional. Dengan Nikon Df ingin menghadirkan sebuah kamera DSLR full-frame yang memiliki konsep yang berbeda dengan biasanya.

Konsep & Desain
Sebelumnya perlu diingat bahwa kami mengulas Nikon Df dari sudut pandang pecinta fotografi, sehingga ulasan mengenai hasil foto murni diuji dalam format JPEG. Dilihat dari sisi desain, Nikon Df mengadopsi filosofi desain FM-2 yang legendaris walaupun ada beberapa penyesuaian yang dilakukan Nikon. Desainnya amat ergonomis dan pas di tangan. Bodinya juga kokoh, berkat rangka magnesium alloy dan penyekat agar air hujan dan debu tidak masuk ke dalam bodinya.

Bahkan penutup baterai juga dibuat bergaya “retro”, dengan mekanisme putar sebagai pengunci. Walaupun ukurannya cukup besar, bobot Df cukup ringan dan tidak berbeda jauh dengan Nikon D7100. Sayangnya walaupun ukurannya cukup besar, grip yang diberikan cukup kecil sehingga kurang menyatu dengan tangan. Bodinya yang relatif ringan juga membuatnya kurang ideal saat dipasangkan dengan lensa yang panjang dan berat. Simak juga Review Blackberry Z30.

Fitur
Mengingat ini adalah kamera yang ditujukan bagi fotografer yang sudah cukup mahir, Anda hanya menemukan 4 mode pemotretan yaitu M, S, A, dan P yang diletakkan di atas LCD. Walaupun bergaya retro, Nikon Df telah dilengkapi AF drive motor sehingga dapat menemukan fokus otomatis saat menggunakan lensa AF-D atau lensa merek lain yang tidak dilengkapi motor. Bahkan Nikon Df juga kompatibel dengan lensa lama Nikon yang memiliki mount pre-Ai dan Ai-S.

Performa
Yang paling membuat kami kagum adalah hasil foto Df. Selain tajam, hasil foto JPEG Nikon Df hadir dengan warna yang cukup natural dengan saturasi yang cukup dan tidak berlebihan. Namun yang benar-benar patut diacungi jempol adalah noise di ISO tinggi yang amat bersih. Dari pengujian selama 1 minggu, saya menyimpulkan bahwa Nikon Df cukup aman untuk digunakan memotret hingga ISO 6400. Bahkan di setting ISO 12800 hingga 25600, hasil foto Nikon Df juga cukup bagus untuk dicetak cukup besar (mengacu pada hasil foto dalam format JPEG). Menakjubkan!

Kesimpulan
Nikon Df merupakan kamera digital yang cukup langka. Dengan kualitas foto kelas wahid serta desain bergaya retro, Nikon Df berhasil menggabungkan dunia fotografi analog dan digital. Konsep kembali ke fotografi murni yang lebih “lambat” seperti di era kamera film menjadi mantra Nikon untuk menjual Df. Ini juga terlihat dari keputusan Nikon yang menghilangkan fungsi perekaman video di Nikon Df. Untuk harganya, walaupun relatif murah, 30 juta rupiah masih cukup tinggi untuk sebuah kamera DSLR Full-Frame.

Jadi siapakah yang cocok untuk menyandang Df? Bagi Anda yang mementingkan hasil foto di berbagai kondisi cahaya dan menginginkan sebuah kamera DSLR Full-frame cantik tapi canggih, Nikon Df merupakan salah satu pilihan terbaik untuk saat ini. Bagi fotografer profesional dengan ritme kerja yang cukup santai, Nikon Df juga dapat diandalkan.